KASAD Jend TNI AD Maruli Simanjuntak pun Datangi Korban Penganiayaan, Kasus Ini Akan Terus kami kawal!

Postsurabaya.com – mendukung Upaya Persuasif Bapak Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang angkat bicara terkait penganiayaan yang dilakukan oknum anggota Yonif 408/ Subhrasta Boyolali, jumat (05/01)

Terhadap anggota simpatisan PDI-P sekaligus relawan pendukung Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo yang terjadi beberapa waktu lalu.

Menurut mantan Pangdam IX/Udayana tersebut, masyarakat jangan hanya melihat peristiwa tersebut dari perspektif video pendek yang beredar luas di media sosial (medsos).

*“Jangan hanya melihat video yang beberapa detik itu saja. Kejadian itu, terjadi pukul 11.19 WIB. Mereka telah berputar-putar sejak jam 09.00 WIB.

Mereka telah 8 delapan kali berputar-putar suara bising mengganggu ketertiban umum ,mereka sudah beberapa kali diingatkan baik baik .

Mereka juga dalam kondisi mabuk, miras” terang Maruli dilansir dari Kompas TV pada Kamis (4/1/2024) malam.

Buntut Penganiayaan Relawan Ganjar di Boyolali, Satlantas Solo Imbau Larangan Penggunaan Knalpot Brong bising pendengaran

Dalam tayangan yang dipandu oleh Rosianna Silalahi ini, Maruli juga mengatakan, peristiwa tersebut telah mendapat respon dari petinggi elit partai PDI Perjuangan
Termasuk, paslon nomor 03 .

Namun, justru banyak orang diluar sana meributkan & mempolitisasi masalah tersebut. Juga katanya Relawan Dianiaya Oknum TNI, Kita melihat muncul Karangan Bunga Wujud Dukungan Kepada Pihak TNI di Mako Yonif 408 Boyolali.

“Respon Pak , sudah baik. Akan tetapi, kenapa orang di pingir-pinggiran ini yang ribut ribut mempolitisasikan kemana-mana.

Jadi, saya terima kasih sekali kata Pak KASAD Bu Rosi mengundang saya disini untuk mengklarifikasi langkah langkah yang sudah kami ambil ,” ujarnya.

Menurut mantan Danrem 074/ Warastratama itu, peristiwa itu merupakan aksi & Reaksi.

Dia justru mempertanyakan terkait penggiringan Politisasi opini ,yakni mengarahkan korban dibawa ke dalam markas. Ini sangat tidak mungkin.

Dia juga membantah, jika ada koordinasi hal tersebut, @ 6 Oknum TNI Pengeroyok Relawan Ganjar Ditetapkan Tersangka (TSK).

“Normal saja kita berpikirnya, maka dari itu kan sudah delapan kali motor motor knalpot brong bising itu berputar putarnya.

Kalau bilang orang ada suatu rencana, enggak lah. Ini anak-anak muda yang melakukannya Yang emosinya labil pengaruh alkohol ,mereka brutal & masih seperti itu.

Bagaimanapun bentuk Pidana murni suatu penganiayaan itu adalah salah.

Namun dengan aksinya itu saya pikir, kita semua harus evaluasi diri Orang mabuk & berkendaraan seperti itu adalah salah.

Jangan hanya kami terus yang disudutkan ,itu tidak fair . Tim penyelenggara acara itu juga harus dievaluasi,” tegas Maruli Simanjuntak .

Menurutnya, pihak lnstitusi TNI sudah melakukan upaya tegas kepada oknum pelaku penganiayaan.

Bahkan, malam hari pasca peristiwa tersebut para pelaku sudah kita lakukan penahanan. Sekarang, dalam waktu berapa hari sudah ditetapkan tersangka(TSK).

penulis : Dr Bernard BBBI Siagian SH.Mh Akp Ketua GAKORPAN MAKADDEM PG

[otw_is sidebar=otw-sidebar-7]

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.