Kuliner saat ini banyak meraup keuntungan yang menggunakan zat zat kimia dari Bahan Berbahaya (B3).

Postsurabaya.com – Melihat Viral berita You tuber di CNN TV
Investigasi SCTV Post Jakarta
Post BANTEN Group melaporkan maraknya Pedagang K5.

Kuliner saat ini banyak meraup keuntungan yang menggunakan zat zat kimia dari Bahan Berbahaya (B3) seperti pengawet borax.

Seperti hal cabe-cabe busuk dijemur kering sisa sisa pasar Usus.

Ceker jeroan Ayam Tiren yang dioplos dengan sisa bahan pengawet Jenazah yakni Formalin.

Kemudian sayuran & daging ayam layu tidak segar Tiren dan lnvestigasi kasus Distribusi minyak goreng curah oplosan dari sisa bekas lenyit.

Kayak olie bekas, diberikan zat by cline pemutih pakaian .Disinyalir penggunaan minyak goreng.

Oplosan itu tidak layak konsumsi sisa pakai daur ulang currah sisa minyak jelantah olie yang diolah kemudian.

Secara maksimal home industri by cline dll dengan maksud agar kssat mata memang bening bisa di test dan produksi jual harga minyak goreng banting murah.

Namun jika dibiarkan dampak nya sangat berbahaya bagi kesehatan manusia khususnya anak balita.

Lanjut usia juga manusia dewasa lambat laun akan terdampak penyakit Kanker stadiun lV .oknum Bu Nina Seblak harus dilnvestigasi segera Satpol PP KeLurahan dan kecamatan Ciptim.

Yudha diduga ada indikasi pengolahan 86 yang tidak steril hiegenes.

BUATKAN S.O.P INVESTIGASI Berupa ambilkan beberapa SAMPEL MAKANAN segera UJI COBA dadakan ILMIAH LAB.

Apakah terkandung kecurigaan bahan kimia berbahaya tadi BBB 3 bu Nina seblak di edukasi.

Jika bandel harus dipanggil.paksa pakai mobil Satpol PP Kelurahan Mana ijin Domisili Tinggal KTP SUKABUMI

Bu Nina hanya pengontrak tetapi.sombong senang adu bacot ,adu domba,adu ngotot.

Sering buat kegaduhan keonaran tidak punya sopan santun mana ijin domisili dagang Seblak dari Kelurahan Cirendeu.

Sangat Jorok tidak hiegenes .dirumahnya Tikus dimana mana.makanan tempat tidur tempat masakan penuh pesing tikus.

Kumpul jadi satu harus dipugar dan direnovasi kenapa kedapatan orang tetsngga Jemur Cabe busuk di pinggir jalan kumuh.

Penyebab sanitasi lingkungan juga Bau masakan ga enak bau daging seblak busuk anyir bikin Wabah endemi colera.

Diarhe ,Enteritis penyakit endemik Tikus got merajalela lompatin kulkasnya.

bawang busuk cabe busuk jalanan kena banjir di jemur vabe ,bawang,bumbu vusuk itu iNGAT SANITASI LINGKUNGAN PEMANDANGAN JOROK.

Pemilik Kost Timbos Kasih tahu bandel merasa Resah.Kebandelan bu Seblak ini oleh karena itu sepakat harus diusir.

bisa Rawan penyakit menular .Pasalnya anak kost yang beli seblak perutnya melilit terus panas terus.

Sehingga muntah .pusing serta mencret akibat seblak buatannya. Harus segera efek jera oleh karena TIDAK HIEGENES TIDAK PUNYA.IJIN.

Maka TIDAK BOLEH BUKA dagangan KULINER DI situ KOSTAN Seyogyanya.

Untuk Cari tempat lain yg luas parkirnya strategis yang dipinggir jalan Raya Pombensin misalnya.

Pakai gerobak dorong atau di buka di pasar Ciputat kalangan masyarakat kumuh & under educated dan Jorok.

Masa bodo ketika tetangga merasa jorok &mengeluh akan masakannys terganggu dengan bau busuk masakannya seblak diduga olahan kada luwarsa jorok lenyit kusam.

Kuahnya terkena bekas kencing tikus besar tentunya jijih dan jorok Tim lnvestigasi harap Tegaskan disitu Peruntuksnnya hanya tempat tinggal saja tidak diperboleh Dagsng Seblak.

Tegaskan Hanya untuk tempat tinggal urus domisili KTP Sukabumi namun Surat ijin tinggal Kelurahan.

Warungnya tutup & tidak boleh jadi tongkrongan anak muda ,preman ga jelas pada mabuk miras.

Jika saat gelap harus di tata gerobak di gusur Usut Tuntas Tim Satpol PP Peruntukan tidak boleh untuk dagang.

Penulis : dr. Bernard BB Sagian, SH,.MH.

[otw_is sidebar=otw-sidebar-7]

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.