Tukang tipu itu ia mengaku sebagai tugas Intelegen Negara.

Jakarta, postsurabaya.com

Penipu yang berkedok TNi di tangkap juga sama TNI pula, di Tangkap di sebuah warung di Babinsa Kelurahan Cipayung Jaya, Kota Depok, Jawa Barat selasa (19/09).

Pada hal tukang tipu itu berpangkat Kolonel dan ia sudah termasuk perwira mudah.

Yang menangkap TNI berpangkat Serda, kini tukang tipu itu akhirnya berurusan sama polisi.

Tukang tipu itu ia mengaku sebagai tugas Intelegen Negara.

Seorang Kolonel di tangkap oleh Serda Hery di Cipayung, Depok sempat mengaku Inteligen Negara.

“Awalnya saya curiga, kayaknya ia itu tidak ada pisiknya seorang TNI, begitu selidik-selidik dan ada beberapa orang tertipu”, katanya Serda Hery

Menurutnya, ia sudah beberapa hari ini ia mengaku intelegen Negara tetapi ia tak perna mengator di TNI.

“Saya mulai curiga, ini orang pasti penipu”, katanya.

Ada-ada saja ulah Rahman Nudin. Baru berusia 36 tahun, dia sudah menyandang pangkat letnal kolonel (letkol).

Pria asal Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim itu mengaku anggota dari Badan Intelijen Strategis (BAIS)

Selain modal seragam TNI lengkap berikut atributnya, Rahman juga membawa sangkur dan pistol korek api.

Namun perwira menengah (pamen) TNI itu, tiba-tiba ditangkap bintara TNI, Serda Hery dari Babinsa Kelurahan Cipayung Jaya, Kota Depok, Jawa Barat

Ternyata, Rahman seorang anggota TNI gadungan.

Penyamarannya terbongkar, setelah melakukan penipuan pada seorang PSN pinsiunan.

Apesnya, yang ditipu merupakan mantan Camat Pancaron Mas, Syaiful Hidayat.

Pensiunan PNS itu, mengalami kerugian sekitar Rp38 juta. dikutip sumeks.co

Pengakuannya, Rahman awalnya bertemu dengan Syaiful Hidayat, bulan Mei 2022, lalu.

Saat itu Syaiful Hidayat meminta bantuan memindahkan atau memutasikan tempat tugas anaknya.

Saya minta Rp38 juta, untuk bantu pindah anaknya dari NTT ke Depok,” kata Rahman.

Henry / posbdg

[otw_is sidebar=otw-sidebar-7]

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.