mgid.com, 766271, DIRECT, d4c29acad76ce94f

KEMBALI KEPADA HIKMAT ALLAH.

postsurabaya.com, Kota Tangerang.

Dijaman sekarang ini banyak manusia tidak lagi berhikmat, dan bahkan banyak kita jumpai manusia sekarang ini tidak lagi takut kepada TUHAN Allah.

Bisa dikarenakan oleh keadaan dan situasi ekonomi dll. Sebagai orang beriman dan bertaqwa kepada TUHAN marilah kita kembali kepada sang pencipta kita.

Hidup bisa lebih bermakna kembali dengan sesama, dan tidak menjadi batu sandungan.

Karena Hikmat itu menyadarkan kita untuk senantiasa hidup takut akan TUHAN.

Hikmat Amsal Salomo berkata dalam kitab Amsal 1. Dan hikmat ini bertujuan agar manusia itu hidup dalam hikmat TUHAN.

2. Untuk mengetahui hikmat dan didikan, untuk mengerti kata kata yang bermakna,

3.Untuk menerima didikan yang menjadikan pandai, serta kebenaran, keadilan dan kejujuran,

4. Untuk memberikan kecerdasan kepada orang yang tak berpengalaman, dan pengetahuan serta kebijaksanaan kepada orang muda-

5. Baiklah orang bijak mendengar dan menambah ilmu dan baiklah orang yang berpengertian memperoleh bahan pertimbangan –

6. Untuk mengerti amsal dan ibarat, perkataan dan teka teki orang bijak.

7. Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.
Bagi orang bodoh hikmat itu tidak berarti dalam hidupnya.

Bahkan merasa tidak begitu penting hikmat bagi mereka, maka inilah hikmat itu perlu di renungkan oleh setiap orang.

Amsal 1 : 20 -23.
20. Hikmat berseru nyaring dijalan jalan, dilapangan lapangan ia memperdengarkan suaranya,

21. Di atas tembok tembok ia berseru seru, di depan pintu pintu gerbang kota ia mengucapkan kata katanya.

22. Berapa lama lagi, hai orang yang tak berpengalaman, kamu masih cinta kepada keadaanmu itu, pencemooh masih gemar kepada cemooh, dan orang bebal benci kepada pengetahuan?

23. Berpalinglah kamu kepada teguranku! Sesungguhnya, aku hendak mencurahkan isi hatiku kepadamu dan memberitahukan perkataanku kepadamu.”

Jadi hikmat sangatlah berarti bagi setiap orang, bukan saja hanya kepada orang bijaksana namun kepada setiap orang yang tak berpengalaman.

Sekalipun, dengan tujuan supaya setiap orang hidup dalam kebenaran Firman TUHAN.

Hidup takut akan TUHAN mari kita tanamkan dalam diri kita sendiri.

Karena takut akan TUHAN adalah sumber pengetahuan dan kita akan selalu dituntun oleh TUHAN hidup dalam kebenaranNya.

(Radius S / sahat red)

[otw_is sidebar=otw-sidebar-7]

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.