
Grobogan, postsurabaya.com
Jalan Arah Dusun Tangger – Getas Desa Sembungharjo Kecamatan Pulokulon di perkirakan sepanjang 5 KM ini diduga rusak berat dan pihak Pemkab. Grobogan, Jawa Tengah belum di perbaiki, Jumat (21/07).
Pada hal Warga sudah mengelu, dan harapan mereka Warga Getas agar dapat secepatnya di perbaiki.
Namun dari pihak Pemkab Grobogan, Jateng tak ada upaya memperbaiki.
Ia sempat di viralkan melalui tiktok dan Whatsapp, namun dari Pemkab Grobogan juga belum ada upaya melakukan penertiban dan perbaiki.
“Kami minta pada Pemkab Grobogan, Jateng agar di perbaiki, kini lebih kurang sudah tiga tahun sudah rusak berat”, kata Jono (45) Warga Desa Sembungharjo.
Menurut Jono, bahwa ia sudah mengajuhkan pada Kades Sembungharjo, Kec. Pulokulon belum ada teralisasi dan bahkan juga sudah 3 tahun lamanya.
Menurut informasi dari Tiktok, bahwa jalan ini adalah salah satu jalan alternatib dari Kec. Jambean menujuh kota Grobagan.
Jalan Dusun Tangger ini dengan panjang 5 KM dengan lebaran 3,5 ini rusak berat.
Menurut Dandi (45) yang naik motor dari Dusun Tengger menujuh ke Kacamatan Pulokulon sangat lelah, dengan jalan yang sangat buruk, saat hujan turun tak ubah seperti kandang kerbau, berlumpur.
Bahkan Dandi ini sambil naik motor ia mengerutuh dan minta di perbaiki jalan yang ia lewati.
“Pie iki, jalane koyok gitu, wonge bayar pajak eh, kok keneh pemerintahne, biso-biso jalane wong wedok yang hamil bisa lahir di jalan iki loh”, katanya sambil mengerutuh.
sumber : LSM Gakorpan / hendro / dmn / postsurabaya
Related Posts

Ida Kusmawati,.SE Kasi : Nanggapi masalah saluran banyu sing mampet amarga sampah, kecamatan nandheske yen langkah awal yaiku nguatake budaya gotong royong.

Rapat koordinasi lan konsolidasi iki minangka kesempatan strategis.

Pitu institusi pendidikan dilaporake kena pengaruh sawise ngonsumsi program Pangan Bergizi Gratis (MBG).

Sajrone penangkapan, polisi ngamanake barang bukti awujud rong sepeda motor Honda Beat, kunci-T lan kuncine.

Musyawarah Desa (Musdes) kanggo nemtokake Anggaran Pendapatan lan Belanja Desa.

No Responses