
TANGERANG II postsurabaya.com
Penjabat (Pj) Bupati Tangerang Andi Ony meminta para guru taman kanak-kanak (TK) Kabupaten Tangerang agar terus meningkatkan kompetensi dan mengupgrade pengetahuan kekinian.
“Saat ini dunia sudah mulai beralih dan berubah, saya minta juga pada para ibu guru TK untuk terus mengupgrade diri dan tingkatkan terus kompetensi dalam mendidik para generasi kita,” kata Pj Bupati Tangerang Andi Ony pada workshop peningkatan mutu dan kreativitas guru TK di GSG Puspemkab Tangerang, Senin (27/11/23).
Dalam kesempatan tersebut, Andi Ony merasa senang karena bisa hadir di tengah-tengah para guru TK yang merupakan guru paling sabar dan pintar mengelola emosi.
“Saya merasa sangat senang dan bahagia berada di tengah para ibu guru TK ini karena ibu guru TK merupakan guru yang paling sabar dan paling pintar mengelola emosi di mana yang mereka hadapi setiap hari adalah anak-anak,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua IGTKI–PGRI Kabupaten Tangerang, Titin Supriatin mengucapkan terima kasih dan memohon dukungan kepada Pj Bupati dan Kepala Dinas Pendidikan terhadap program dan kegiatan IGTKI Kabupaten Tangerang dalam rangka mencerdaskan para anak didik, generasi penerus bangsa.
“Terima kasih kepada Bapak Pj Bupati dan Kepala Dinas. Semoga dari kegiatan ini akan menumbuhkan sumber daya guru-guru TK yang berkompetensi untuk jalan bersama menuju Tangerang Gemilang,” ucapnya.
Kegiatan workshop peningkatan mutu dan kreativitas guru TK se-Kabupaten Tangerang tersebut berupa pelatihan senam dan membuat alat peraga pembelajaran dari origami dan clay.
( Sumber Protokol Pimpinan/Hairul,)
[otw_is sidebar=otw-sidebar-7]
Related Posts

Secepatnya, sekelompok orang tua murid merujuk ke kantor polisi laporkan Kepsek SMPN 1 Jayanti.

Penyaluran BLT ini akan terus dipantau oleh pemerintah Desa guna memastikan bahwa bantuan tersalurkan.

Meski demikian, ke depan sistem ini ditargetkan dapat diterapkan secara menyeluruh di Kabupaten Tangerang.

Forum konsultasi publik ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat.

Serta pengawasan agar dugaan pungutan yang terjadi tidak merugikan masyarakat maupun mencederai prinsip pendidikan yang adil dan transparan.

No Responses