
Pacitan, POSTSURABAYA.COM
Kabar kebanggaan kembali hadir dari dunia pendidikan Kabupaten Pacitan.
SMK Negeri Ngadirojo berhasil mencatatkan capaian prestisius dalam ajang pelestarian budaya unggulan.
Festival Ronthek Pacitan 2026, dengan menyabet predikat Tiga Penyaji Terbaik Tingkat Pelajar.
Penampilan tim perwakilan SMK Negeri Ngadirojo menjadi sorotan utama dan memperoleh apresiasi tinggi dari dewan juri.
Kemenangan ini diraih berkat keseimbangan sempurna antara kekompakan formasi, penguasaan mendalam terhadap irama dan musikalitas.
Kreativitas penyajian yang segar, serta kemampuan menghidupkan nilai-nilai filosofis dan kearifan lokal dalam pertunjukan yang memukau.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen berkelanjutan SMK Negeri Ngadirojo dalam membina peserta didik secara utuh dan berkarakter.
Sekolah tidak hanya fokus mencetak keunggulan di bidang akademik serta keterampilan kejuruan.
Tetapi juga serius mengembangkan potensi seni dan memperkuat rasa cinta generasi muda terhadap warisan budaya daerah.
Kepala Sekolah beserta seluruh civitas akademika SMK Negeri Ngadirojo menyampaikan rasa syukur dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh peserta didik, tim pelatih, guru pendamping.
Serta para pemangku kepentingan yang telah memberikan dukungan tak terhingga.
Sinergi dan kerja keras seluruh pihak menjadi fondasi utama sehingga sekolah mampu mengharumkan nama lembaga dan daerah di ajang bergengsi.
Festival Ronthek Pacitan 2026 sendiri menjadi momentum krusial untuk menjaga kelestarian seni tradisional sekaligus memberi ruang ekspresi bagi generasi penerus.
Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi satuan pendidikan lain dan memicu semangat seluruh pelajar untuk terus berkarya, berinovasi, dan turut menjaga keutuhan kekayaan budaya bangsa.
(Markum)
[otw_is sidebar=otw-sidebar-7]
Related Posts

Pengelola Kafe Hurricane hingga berita ini diturunkan belum bersedia memberikan tanggapan terkait dugaan yang melibatkan usahanya.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat identitas budaya lokal, menanamkan rasa cinta warisan daerah di kalangan pelajar.

Warga minta pada pihak dinas terkait agar berikan sanksi berat pada pabrik buang limbah kesungai.

TPA Jatiwaringin sampai saat ini belum padam.

Pihaknya berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.

No Responses