
Surabaya, postsurabaya.com
Heboh caleg menggunakan ijasah SMP Aliansi Madura Indonesia gruduk KPU Kota Surabaya.
Ini masalahnya terkait dugaan adanya salah satu oknum caleg DPRD Kota Surabaya Dapil 1 Surabaya, yang diduga menggunakan ijazah SMP ujar Baihkai Akbar,
“Baihaki Akbar, menyampaikan bahwa kedatangannya ke KPU Kota Surabaya.
Untuk melakukan klarifikasi terkait dugaan oknum caleg menggunakan ijazah SMP pada saat pendaftaran sebagai caleg.
Baihaki juga sangat menyayangkan dengan sikap pimpinan KPU Kota Surabaya yang kurang responsif untuk menemui kami dengan alasan penghitungan suara,
Padahal pada saat kami datang ke KPU Kota Surabaya, penghitungan suara belum dimulai.
Kami dari AMI Surabaya berkomitmen akan terus mengawal kasus tersebut sampai tuntas keakar-akarnya.
Kami juga akan segera turun Aksi Demo Besar-besaran di Kantor KPU Kota Surabaya dan Kantor Bawaslu Kota Surabaya kalau dugaan kami benar adanya caleg menggunakan ijasah SMP.
prayitno / postsby
[otw_is sidebar=otw-sidebar-7]
Related Posts

Warga wajib membawa KTP dan kartu keluarga asli serta undangan untuk verifikasi data di lokasi.

Penyaluran BLT ini akan terus dipantau oleh pemerintah Desa guna memastikan bahwa bantuan tersalurkan.

Meski demikian, ke depan sistem ini ditargetkan dapat diterapkan secara menyeluruh di Kabupaten Tangerang.

Forum konsultasi publik ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat.

Serta pengawasan agar dugaan pungutan yang terjadi tidak merugikan masyarakat maupun mencederai prinsip pendidikan yang adil dan transparan.

No Responses