
KABUPATEN TANGERANG, POSTSURABAYA.COM –
31/03/26, Pemerintah Kabupaten Tangerang mempertegas komitmennya dalam penyediaan perumahan layak bagi masyarakat rendah. Hal ini ditunjukkan saat Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid beserta Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah mendampingi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dalam acara peluncuran bantuan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Nasional Anggaran 2026, Senin (31/03/26).
Kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Tangerang ini juga meresmikan Program Kolaborasi Pembiayaan Perumahan serta Pemberdayaan Ekonomi Rakyat yang melibatkan pembahasan PKP, BP Tapera, BRI, PNM, dan SMF.
Dalam keterangannya di hadapan awak media, Bupati Tangerang menyatakan bahwa program yang dicanangkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto inia selaras dengan visi pembangunan daerah di Kabupaten Tangerang.
“Alhamdulillah, program Bapak Presiden RI melalui Kementerian Perumahan dan Kemendagri sejalan dengan program Kabupaten Tangerang.
Program BSPS ini memberikan bantuan sebesar Rp20 juta per rumah, yang dikolaborasikan dengan bantuan kredit usaha rakyat serta pemberdayaan ekonomi,” ujar Bupati Maesyal.
Maesyal mengungkapkan bahwa Kabupaten Tangerang telah memiliki program rutin bedah rumah yang menyasarSetidaknya 1.000 unit rumah setiap tahunnya melalui berbagai jalur, baik dari Dinas Perkim maupun program di tingkat kecamatan.
“Setiap tahun kita secara rutin membedah 1.000 rumah sesuai kawasan, belum lagi program parsial lainnya. Artinya, total perumahan yang kita bangun setiap tahun sebenarnya melebihi angka tersebut,” tambahnya.
Sesuai Arahan Menteri PKP, program tahun ini tidak hanya fokus pada perbaikan fisik bangunan (atap, lantai, dinding), tetapi juga pada sirkulasi ekonomi penghuninya. Pemkab Tangerang telah mulai mengintegrasikan bantuan perumahan dengan sektor produktif.
“Membangun rumah bukan hanya untuk tempat tinggal, tapi bagian dari kesejahteraan. Kami sudah mulai membantu dari sisi ekonomi rakyat, seperti bantuan ternak lele melalui Dinas Perikanan, bantuan pangan, hingga bantuan bibit dan benih masyarakat agarnya sehat, ekonominya pun berjalan,” jelas Bupati Maesyal.
Menutup keterangannya, Bupati berharap situasi ekonomi global tetap stabil sehingga Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tangerang terus meningkat. Jika PAD tumbuh positif, pemerintah daerah berjanji akan menambah jumlah kuota rumah yang akan dibedah pada anggaran tahun berikutnya demi kepentingan masyarakat luas.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari lembaga keuangan dan pemberdayaan seperti BRI, PNM, BP Tapera, serta SMF yang siap mendukung skema pembiayaan perumahan yang terjangkau bagi rakyat.
(ROBI/MERAH)
Related Posts

Ida Kusmawati,.SE Kasi : Nanggapi masalah saluran banyu sing mampet amarga sampah, kecamatan nandheske yen langkah awal yaiku nguatake budaya gotong royong.

Presiden Prabowo memberi perhatian besar pada perlindungan masyarakat lokal dalam pembangunan IKN.

Tidak menjamin anggota DPRD yang terpilih sistim zona, pembangunan juga tertinggal.

Proyek ini didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025.

Pembangunan Proyek Irigasi Larangan taman di sepadan Sungai.

No Responses