
Tangerang, postsurabaya.com
Sidak gabungan di Lapas Klas 1 Tangerang Kota melibatkan Kodim 0506,Polres Kota Tangerang. Badan narkotika BNN dan Badan administrasi ke amanah. Sayangnya Kalapas tidak ada dalam sidak kali ini, selasa (25/03).
Dalam pantauan awak media Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang menggelar inspeksi mendadak (sidak) gabungan bersama aparat penegak hukum dimulai pukul 21.00 WIB, Kegiatan ini menyasar blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan lapas yang aman dan kondusif. Senin (24/03)
Sidak gabungan ini melibatkan Kesatuan Pengamanan Lapas Kelas I Tangerang, Kamtib Lapas Kelas I Tangerang, Polres Metro Tangerang Kota, Kodim 0506 Tangerang, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang.
Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Bidang Administrasi Keamanan dan Ketertiban Lapas Kelas I Tangerang, yang mewakili Kepala Lapas Kelas I Tangerang.
Dalam arahannya, pimpinan sidak Rizki Burhannudin, menekankan pentingnya keselamatan, pelaksanaan yang humanis, dan ketepatan sasaran.
Sidak ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-61.
Serta tindak lanjut dari 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Perintah Harian Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam memberantas peredaran narkoba di lapas dan rutan.
Fokus utama sidak adalah pemberantasan peredaran barang terlarang, terutama alat komunikasi, narkoba, senjata tajam, dan barang-barang terlarang lainnya.
Hasil dari sidak gabungan ini berupa barang bukti yang kemudian didata, diinventarisasi, diamankan, dan akan dimusnahkan.
Kegiatan sidak gabungan ini berjalan lancar, aman, dan tertib.
Langkah ini menunjukkan komitmen Lapas Kelas I Tangerang dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari barang terlarang dan kondusif bagi pembinaan WBP.
(yon )
Related Posts

Tetapi juga menjadi pelindung sekaligus penggerak kejayaan batik Indonesia yang dibanggakan di kancah dalam maupun luar negeri.

KASUS PEMERASAN PEDAGANG ROKO ILEGAL MENUNGGU NASIB TUNTUTAN JAKSA.

PEJABAT DINAS CATATAN SIPIL DKI JAKARTA MENGHADAPI 3 KASUS LAPORAN ISTRINYA. KDRT, PEMALSUAN SURAT DAN DUGAAN KUMPUL. KEBO.

Tercatat ada sekitar 119 peserta yang lolos seleksi administrasi. Selanjutnya ada 40 peserta.

Sebagai kesimpulan sebelum terdapat bukti dan keputusan dari lembaga yang berwenang. Hingga berita ini dipublikasikan.

No Responses