Pertama, dalam kasus Indosurya Alvin Lim mengungkit penanganan kasus lp 0204 dan 0086 yang tidak jelas prosesnya.

Jakarta, postsurabaya.com

Baru 5 hari bebas Alvin Lim menuding ada Jendral di belakang Investasi Bodong. Aroma busuk di tubuh penegak hukum ini mulai tercium oleh Alvin Lim yang ingin menegakan hukum di Negeri ini, sabtu (29/12).

Alvin Lim kembali membantu masyarakat khususnya korban investasi bodong yang kasusnya tenggelam Karna di duga dikangkangi oleh petinggi oknum yang ada di mabes polri.

Pertama, dalam kasus Indosurya Alvin Lim mengungkit penanganan kasus lp 0204 dan 0086 yang tidak jelas prosesnya.

“Brigjen Whisnu Hermawan, berjanji pada saya sebelum lebaran akan menahan Ayah dan istri Henry Surya sebagai pelaku TPPU Intifinance”, katanya.

Namun, kenyataan hingga saat ini hanya janji palsu.

Juga aset sitaan banyak yang hilang dan dialihkan ke pihak lain sehingga eksekusi akan ruwet dan makan waktu bertahun-tahun.

Juga Mahfud yang menginisiasi LP 0086 harusnya bertanggung jawab dan mengurus hingga kasus dapat kepastian hukum, bukan malah koar-koar dan seolah dirinya berjasa mengurus Indosurya.

Mahfud sebagai Menkopolhukam ada kasus pemalsuan Indosurya yang belum disidangkan tapi sudah P21 harusnya anda melanjutkan kepastian hukum bukan malah pencitraan sebagai Cawapres.”

Kedua dalam kasus Net 89, 2 pelaku utama yang DPO dan diinfokan sudah diketahui keberadaannya, namun hingga kini tidak pernah di tangkap oleh Dirtipideksus.

“Kental dugaan beckingan oknum polisi dalam kasus net 89”, katanya.

Pertama adalah 2 pelaku utama yang tidak pernah ditangkap Polisi dan kabur sebelum ditetapkan sebagai tersangka.

Kedua adalah penyidikan net 89 yang dilakukan asal-asalan sehingga 5 tersangka lain lepas demi hukum di PN Tangerang.

Penyidikan asal-asalan yang memaksakan kasus ini mirip kasus jesika.

Bedanya gembong net 89 nipu triliunan dan mampu menyogok oknum jenderal sekalipun.”

Ketiga adalah masih mandeknya kasus investasi bodong lainnya seperti BSS, Minnapadi, Narada dan UOB Kay Hian Sekuritas yang infonya ada kong kalikong oknum.

“Juga tidak ditahannya Michael Steven pengendali dan otak utama Kasus Kresna Life diduga ada beckingan dari Whisnu Hermawan selaku Dirtipideksus Mabes Polri.” Ujar Advokat Alvin Lim, SH, MH, MSc, CFP, CLA

Alvin Lim, selaku lawyer yang menangani kasus investasi bodong menyebutkan dirinya akan kembali melaporkan Brigjen Whisnu Hermawan ke Propam Polri dan mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum ke pengadilan.

“Sebelumnya ada kesepakatan bahwa saya cabut aduan etik propam Brigjen Whisnu Hermawan, tapi beliau janji memproses dan menahan gembong pelaku Indosurya yaitu Surya Effendy dan istrinya Henry surya dalam perkara TPPU PT Indosurya Intifinance yang sudah ada penetapan tersangka.

“Tapi nyatanya jenderal Polri tersebut berbohong dan tidak melakukan tugasnya dan diduga masuk angin.” Tegas Alvin Lim.

Diketahui bahwa Alvin Lim adalah pengacara yang tegas dan berani serta vokal. Terbukti keluar dari penjara bukannya diam dan takut, malah makin nge gas dan makin berani melawan oknum.

Alvin Lim disebut Dahlan Islan mantan menteri BUMN sebagai pengacara paling berani melawan oknum polisi, Jaksa dan hakim nakal.

“Keberhasilan LQ Indonesia Lawfirm menangani kasus Investasi bodong karena perjuangan Alvin Lim Didukung masyarakat luas dengan strategi “No Viral, No Justice

play / posrby

[otw_is sidebar=otw-sidebar-7]

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.