mgid.com, 766271, DIRECT, d4c29acad76ce94f

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa PSHT tidak hanya hadir sebagai organisasi pencak silat.

Surabaya , postsurabaya.com.

Nuansa kebersamaan, spiritualitas, dan kepedulian sosial berpadu harmonis dalam kegiatan Anniversary PSHT Peduli yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal PSHT Ranting Tandes, Cabang Surabaya, pada Minggu (05/04/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi momentum mempererat tali persaudaraan sekaligus memperkuat nilai-nilai luhur ajaran Setia Hati Terate di tengah masyarakat.

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting dan figur inspiratif, di antaranya Deni Aprisani, Ratu Bidadari, Gus Metal, Gus Eeng.

Serta Sudamiran. Turut hadir pula jajaran Muspika Tandes, Kapolsek Tandes,

Serta Indrayana, yang semakin menambah legitimasi dan semaraknya kegiatan tersebut.

Ketua Admin PSHT Peduli, Conan Marjuki yang akrab disapa Papa Conan, dalam sambutannya menegaskan bahwa PSHT.

Peduli hadir sebagai wadah nyata kepedulian sosial bagi warga SH Terate.

“Tujuan utama PSHT Peduli adalah membantu saudara-saudara kita.

Khususnya warga SH Terate yang sedang mengalami sakit atau kesulitan.

Ini adalah wujud nyata persaudaraan sejati,” ungkapnya penuh semangat.
Dalam kesempatan tersebut.

Panitia juga memberikan hadiah kepada warga PSHT yang hadir sebagai bentuk apresiasi dan kebersamaan.

Sementara itu, Lurah Karangpoh, Indrayana, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut.

Ia menilai bahwa kegiatan semacam ini tidak hanya mempererat persaudaraan.

Tetapi juga memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat.

Di sisi lain, Ketua Cabang PSHT Surabaya, Sudamiran, dalam sambutannya menyampaikan ucapan Minal Aidzin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin.

Ia juga menginformasikan bahwa PSHT Cabang Surabaya tengah melanjutkan pembangunan padepokan di kawasan Waru Gunung, yang kini memasuki tahap kedua.

“Semoga pembangunan padepokan ini segera rampung dan menjadi pusat pembinaan generasi berbudi luhur,” ujarnya.

Lebih dari sekadar seremoni, kegiatan ini mengandung nilai filosofis mendalam.

PSHT tidak hanya mendidik kemampuan fisik, tetapi juga membentuk karakter manusia berbudi luhur, memahami benar dan salah.

Serta mampu memayu hayuning bawono menjaga keharmonisan kehidupan.

Sebagaimana matahari yang terbit dari timur dan terus menyinari bumi, selama manusia masih hidup.

Semangat dan ajaran SH Terate diyakini akan terus jaya sepanjang masa.

Sebagai penutup, acara diisi dengan santunan kepada puluhan anak yatim dan yatim-piatu, yang menjadi puncak wujud kepedulian sosial PSHT.

Tausiah yang disampaikan oleh Gus Eeng mengangkat tema “SH Terate Menjadikan Manusia Berbudi Luhur, Tahu Benar dan Salah”,.

Memberikan penguatan spiritual sekaligus refleksi mendalam bagi seluruh peserta.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa PSHT tidak hanya hadir sebagai organisasi pencak silat.

Tetapi juga sebagai gerakan moral dan sosial yang berkontribusi aktif dalam membangun masyarakat yang beradab, harmonis, dan penuh kepedulian.

(Mark/GN/Tim).

[otw_is sidebar=otw-sidebar-7]

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.