
Madiun, postsurabaya.com
Pemerintah Desa Sawahan, Kecamatan Sawahan, kabupaten Madiun.
Menggelar prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan perangkat desa dalam rangka mutasi jabatan, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Sawahan dan disaksikan oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta undangan yang hadir.
Dalam prosesi tersebut, Dwi Susilawati resmi dilantik dan diambil sumpahnya sebagai Sekretaris Desa (Sekdes) Sawahan.
Pelantikan dilakukan langsung oleh Kepala Desa Sawahan sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi pemerintahan desa serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Desa Sawahan Wahyu Aditya Pranata menyampaikan bahwa mutasi jabatan perangkat desa merupakan langkah strategis.
Untuk memperkuat kinerja pemerintahan desa. Ia berharap pejabat yang dilantik.
Dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.
“Mutasi jabatan ini bukan sekadar pergantian posisi, tetapi bagian dari upaya meningkatkan kinerja serta pelayanan kepada masyarakat.
Kami berharap Sekdes yang baru dapat bekerja dengan profesional.
Menjaga integritas, dan mampu bersinergi dengan seluruh perangkat desa,” ujar Wahyu Aditya Pranata.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa perangkat desa memiliki peran penting dalam menjalankan roda pemerintahan desa sekaligus menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan publik.
Sementara itu, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut juga menjadi momentum.
untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan.
Akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Dengan dilantiknya Sekretaris Desa yang baru, Pemerintah Desa Sawahan diharapkan semakin solid dalam menjalankan program pembangunan serta pelayanan bagi warga desa.
(Markum )
Related Posts

Suasana Ramadhan dadi latar mburi kanggo rapat kasebut, sing fokus ing nguatake kerjasama kelembagaan.

Jika ditanamkan tentu akan melahirkan generasi-generasi penerus bangsa yang akan mampu menjaga martabat.

Ida Kusmawati,.SE Kasi : Nanggapi masalah saluran banyu sing mampet amarga sampah, kecamatan nandheske yen langkah awal yaiku nguatake budaya gotong royong.

Rapat koordinasi lan konsolidasi iki minangka kesempatan strategis.

KEPIMPINAN SUPIR ORA NDHUWENI DISKUSI BABAGAN ZONA PROSTITUSI KOTA TANGERANG.

No Responses