
Magetan, POST SURABAYA.COM.
Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) Tirto Mulyo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Sabtu (01/08).
Melaksanakan kegiatan peningkatan jaringan irigasi dalam rangka Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan pembangunan ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan nilai anggaran sebesar Rp195.000.000,00.
Pekerjaan dilaksanakan secara swakelola oleh HIPPA Tirto Mulyo dengan berlandaskan prinsip partisipatif.
Transparansi, efektivitas, serta akuntabilitas di setiap tahap pelaksanaannya.
Peningkatan jaringan irigasi bertujuan memulihkan dan meningkatkan fungsi layanan irigasi agar penyaluran air ke lahan pertanian dapat berjalan lebih lancar.
Merata, dan optimal. Melalui ketersediaan infrastruktur yang memadai, diharapkan produktivitas pertanian meningkat secara berkelanjutan.
Serta turut memperkuat ketahanan pangan di wilayah Desa Sidomulyo dan sekitarnya.
HIPPA Tirto Mulyo menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Republik Indonesia atas dukungan pendanaan yang diberikan.
Dukungan tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi para petani.
Serta masyarakat luas, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kemandirian dalam pembangunan infrastruktur pertanian berbasis masyarakat.
Seluruh proses pekerjaan diarahkan agar berjalan sesuai ketentuan teknis yang berlaku.
Memenuhi standar mutu yang ditetapkan, serta diselesaikan tepat waktu.
Hasil pembangunan diharapkan segera berfungsi secara maksimal dan dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh para pengguna jaringan irigasi.
(Markum)
Related Posts

Melalui penyaluran BLT Dana Desa Tahun Anggaran 2026 ini, diharapkan bantuan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima.

Sekitar 7 pelaku minta keluarga korban di hukum seberat-beratnya.

Pengelola Kafe Hurricane hingga berita ini diturunkan belum bersedia memberikan tanggapan terkait dugaan yang melibatkan usahanya.

Festival Ronthek Pacitan 2026 sendiri menjadi momentum krusial untuk menjaga kelestarian seni tradisional sekaligus memberi ruang ekspresi bagi generasi penerus.

Warga minta pada pihak dinas terkait agar berikan sanksi berat pada pabrik buang limbah kesungai.

No Responses