
Madiun, POSTSURABAYA.COM.
Warga Kelurahan Nambangan Kidul, Kota Madiun, khususnya lingkungan Rukun Tetangga (RT) 21 dan RT 12, melaksanakan kegiatan bersih desa yang dipadukan dengan tradisi mengirimkan doa bagi para leluhur.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua RT setempat.
Riyadi, sebagai wujud pelestarian nilai budaya dan sejarah yang diwariskan sejak zaman dahulu.
Dengan semangat gotong royong, warga dari berbagai kalangan bekerja sama membersihkan lingkungan pemukiman, saluran air, jalan lingkungan, serta tempat-tempat yang memiliki nilai sejarah di wilayah tersebut.
Usai pekerjaan pembersihan selesai, dilanjutkan dengan kegiatan berdoa bersama sebagai bentuk penghormatan.
Rasa syukur, dan mengenang jasa para leluhur yang telah membangun dan merawat wilayah ini sejak masa lampau.
Ketua RT 21 dan RT 12, Riyadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya bertujuan menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, melainkan juga menghidupkan kembali tradisi dan sejarah yang menjadi identitas masyarakat setempat.
“Ini adalah warisan dari zaman dahulu; kami lestarikan agar generasi sekarang dan mendatang tetap mengenal asal-usul daerahnya serta menghormati jasa.
Para leluhur. Kegiatan ini juga mempererat persatuan dan rasa kebersamaan antarwarga,” ujarnya.
Pihaknya berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga lingkungan tetap terawat.
Bersih, dan sehat, sekaligus nilai-nilai luhur serta sejarah daerah dapat terus terjaga dan diwariskan kepada anak cucu.
(Markum)
Related Posts

TPA Jatiwaringin sampai saat ini belum padam.

Pergantian kepemimpinan ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara Polri.

Terutama apabila status hukumnya belum memiliki kepastian yang kuat.

Genjot Pembangunan Infrastruktur Jalan,Bukti Nyata APBD 2026 Hadir Untuk Rakyat

Suasana Sosialisasi Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Tahun Anggaran 2026 di Aula Kantor Desa Sukadiri, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang.

No Responses