
Tangerang, postsurabaya.com
Pihak Pemkab Tangerang Desak untuk pembangunan Jalan Raya Pakuhaji, sepajang 2 km dari Sekolah SMPS Maesro – Jalan Pertigaan Keramat, Pakuhaji Tangerang rusak parah, sabtu (11/10).
Karena kondisi musin hujan ini ada indikasi jalan rusak berat.
Bahkan warga banyak mengeluhkan dengan musin hujan jalan yang di lewat, sudah mulai seperti kubang kerbau.
Pada hal banyak anggota DPRD dari PDIP, Golkar, dan Demokrat tak satupun lewatnya jalan tersebut.
Hal ini aspirasi mana yang harus di perjuangkan, karena menuju kerumahnya saja jalan becek.
Ini bukti, bahwa anggota DPRD yang utusan Zona Pilihan tidak menjamin, bahwa ia membawa aspirasinya tingkat lebih lanjut.
“Kami minta pada aparat yang sudah melalui jalan utama raya pakuhaji, agar jadi aspirasi untuk menjadi pembangunan kedepannya”, tuturnya Handi Manap warga.
Menurut dia, pada hal banyak penjabat, ada juga anggota DPRD yang melintasi rumahnya ke kantor DPRD Kab. Tangerang.
“Kami cemaskan, aspirasi mana yang anggota DPRD sampaikan”, tuturnya Didin.
Kata lanjut Didin, jalan yang utama pakuhaji setiap melintasi di atas 10.000 pengendara bermotor.
“Jalan strategis dan penghubung kota ke Kabupaten Tangerang, kok jalannya seperti ini”, tuturnya.
(indri / feri)
Related Posts

Genjot Pembangunan Infrastruktur Jalan,Bukti Nyata APBD 2026 Hadir Untuk Rakyat

Untuk informasi lengkap daftar pemenang dan karya, masyarakat dapat mengakses portal resmi Nyalanesia.

Indra : sebagian besar hewan kurban yang dijual merupakan hewan ternak.

Di sektor transportasi, pengembangan dan perpanjangan jalur Mass Rapid Transit (MRT) menuju wilayah Tangerang.

Ujang Sudiartono menegaskan bahwa seluruh rangkaian pemeriksaan hewan kurban tahun ini wajib mengacu pada regulasi Undang-Undang Nomor 18/2009.

No Responses