
Tangerang, postsurabaya.com
Sekolah Dasar Negeri (SDN) 6 Saga, Balaraja, Kab. Tangerang, Banten, selasa (02/09) pembangunan molor.
Beberapa LSM dan Orang Tua Murid juga minta pada Dinas Pendidikan jangan sampai pembangunan lewat waktu.
Ia mengawatirkan anaknya di timpa barang bangunan di sekolah, karena selama pembangunan anak tetap KBM berjalan.
“Kami minta pada Dinas Pendidikan yang pemanang tender yang saat pekerjaan pembangunan tertunda”, kata Nuriaman orang tua murid.
Ia juga menguatirkan anaknya berbain di bangunan yang sedang lagi berjalan pembangunan.
“Apa lagi ada dugaan pembangunannya di tunda alias molor”, ujarnya.
Menutut informasi, bahwa pembangunan SD Negeri saga 6 Balaraja diduga molor oleh cv Graha Anugerah Sukses tidak punya modal.
Sehingga molor seharusnya sudah selesai, namun sampai sekarang belum selsai.
“Kami minta pihak Dinas Pendidikan pembangunan tambah Ruang Baru (TRB) dan tambah ruang kelas dari sumber dana APBD murni”, ujar Ujang LSM.
Jika molor pembangunan, berarti ada indikasi bangunan itu bisa tak sesuai pagu Rp 166.550.000.
“Hal ini ada indikasi korupsi dari pagu, bisa-bisa seharusnya selesai 90 kelender.
Kami minta pada intansi terkait dan ispektorat agar tidak di adedum harus di kembalikan kepada negara”, ujarnya.
Ketika di hunbungi ibu kabid melalui telepon seluler di tidak ada jawapan sampai berita turun.
(ATamba)
Related Posts

Jika ditanamkan tentu akan melahirkan generasi-generasi penerus bangsa yang akan mampu menjaga martabat.

Peringatan iki dadi momentum kanggo nguatake komitmen sekolah kanggo transformasi lestari tumuju lembaga pendidikan unggul sing adaptasi karo perkembangan saiki.

Kajaba kita nganakake ing gedung milik pemerintah utawa umum, kita kudu duwe ijin.

gaan Pemerasan Prestasi Sekolah ing Permukaan Magetan, Pejabat Kementerian Agama lan Pelaksana Tugas Kepala Sekolah MIN Diduga Terlibat.

GEDONG PENGADILAN DIPANAS ING TOKO KELUARGA PEGANGGU NESU MARANG SAKSI LAN TERGUGAT (ora kanggo nuwuhake emosi).

No Responses